X

Terinspirasi dari Sang Anak, Rizwan Ilyasin Membuat Gerakan Seribu Mata Palsu

Tak hanya berfungsi sebagai indra penglihatan, mata juga adalah jendela dunia. Tapi, apa jadinya kalau seseorang harus kehilangan mata dan penglihatannya? Seperti yang dialami oleh Falisha Sarvia Ilyarsi. Sejak kecil, putri dari Rizwan Ilyasin ini harus kehilangan bola matanya karena kanker.

Setelah anaknya melakukan operasi pengangkatan bola mata, Rizwan Ilyasin alias Rizwan berusaha mencari protesa mata atau mata palsu untuk anaknya. Sampai akhirnya dia menemukan mata palsu dari salah satu rumah sakit di Jakarta. Namun rupanya mata palsu itu tak cocok untuk anaknya. Mata Falisha kerap kali mengeluarkan kotoran saat memakai mata palsu tersebut.

Rizwan Ilyasin Tersinspirasi dari Sang Anak

Rizwan Ilyasin

Melihat Falisha yang tak cocok dengan mata palsu yang dibelinya, akhirnya Rizwan terinspirasi untuk membuat protesa sendiri. Dia berusaha mencari tahu cara pembuatannya dari berbagai sumber. Rizwan mencoba mengirim email ke beberapa okularis atau pembuat mata palsu di berbagai negara. Tapi rupanya emailnya tak banyak yang di respon.

Belajar Membuat Mata Palsu dari Okularis Inggris

Rizwan Ilyasin

Setelah sekian lama, akhirnya suatu hari, John Pacey Lowrie, seorang okularis asal Inggris merespon email Rizwan. Setelah tahu alasan Rizwan kenapa ingin membuat mata palsu, John pun datang ke Indonesia untuk mengajarkan Rizwan. Rizwan juga diberikan sertifikat kelulusan sebagai okularis oleh John di bawah naungan Nottingham Trent University, Inggris.

Ada dua proses yang harus dilakukan saat membuat mata palsu. Pertama, proses pengukuran dan pencetakan. Kedua, proses pelukisan iris dan pembuatan pembuluh darah yang ada di mata. Setelah selesai, mata palsu sudah bisa diberikan dan dipasang pada pasien. Pemasangan bola mata palsu ini tentunya harus bekerja sama dengan dokter bedah, D’RIMers. Mata palsu ini tak bisa berfungsi seperti mata normal karena fungsinya hanya untuk estetika.

Membuat Gerakan Seribu Mata Palsu

Rizwan Ilyasin

Mengingat masih banyak orang yang bernasib sama dengan anaknya, Rizwan berinisiatif untuk membuat Gerakan Seribu Mata Palsu berasama rekan-rekannya. Mereka akan membuat seribu mata palsu dan dibagikan secara gratis pada pasien kurang mampu. Khususnya untuk anak-anak. (DN)

Be Adventurous, Creative & Positive!