X

Ritual Budaya Unik “Potong Rambut Gimbal” di Dieng

Dieng Culture Festival adalah festival yang digelar setiap tahun. Ada yang unik mengenai Festival Dieng yaitu Potong Rambut Gimbal. Potong rambut yang dilakukan di Festival Dieng bukan acara potong rambut biasa, melainkan sebuah prosesi sakral.

Sebelum ritual dilaksanakan, terdapat bermacam-macam permintaan dari anak-anak. Permintaan tersebut, wajib dipenuhi sebagai syarat sakral ritual masyarakat Dieng. Wah, salah satu D’RIMers ada yang dipotong gak nih rambut gimbalnya?

Potong Rambut Gimbal Merupakan Festival Sakral

Mengapa anak-anak yang berambut gimbal wajib dipotong secara sakral?

Melansir MSN, Noor Aini Rachmawati mengatakan, “Bahwa anak-anak yang lahir di Dieng dengan rambut gimbal dipercaya sebagai anak titisan leluhur Suku Dieng, karena itu harus ada prosesi sakral untuk memotong rambutnya.”

Salah satu syaratnya adalah potong rambut itu harus berasal dari keinginan sang anak sendiri. Selain itu sang anak harus dicukupi segala permintaannya. Anehnya, kadang permintaan sang anak kerap tidak masuk akal seperti minta kambing atau meminta barang milik tetangga. Meskipun begitu permintaan tersebut harus dipenuhi.

Misteri di Balik Kepercayaan Potong Rambut Gimbal

Ada sebuah kepercayaan yang diyakini masyarakat Dieng mengenai prosesi pemotongan rambut ini. Harus ada ritual khusus dalam proses pemotongan. Jika tidak, konon sang anak akan jatuh sakit dan bisa membawa bencana bagi keluarganya.

Anak-anak itu dianggap sebagai titisan dewa. Mereka pun dianggap memiliki keberuntungan sendiri. Dengan adanya anggapan-anggapan tersebut maka mereka diperlakukan sangat istimewa, sekalipun hanya memotong rambutnya.

Setelah pihak keluarga menyetujui, maka prosesi potong rambut pun bisa dilaksanakan. Anak-anak pun diarak menuju kompleks Candi Arjuna dengan menggunakan delman. Mereka menggunakan baju serba putih dan ikat kepala berwarna putih.

Setelah itu, secara bergantian, prosesi potong rambut dilakukan oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Setelah prosesi potong rambut selesai, maka rambut mereka dilarung (dihanyutkan) di Telaga Balekambang.

Jika D’RIMers penasaran dengan ritual adat di Dieng, D’RIMers dapat menyiapkan dana untuk pergi ke Festival Dieng. Fesitival ini diselenggarakan  setiap bulan Agustus dan menjadi agenda tahunan. (RNR)

Be Adventurous, Creative and Positive!