X

Disleksia Bukan Berarti Bodoh, Albert Einstein Pun Menderita Kelainan Pada Otak Ini

Setiap orang tua pasti pengin anaknya memiliki tumbuh kembang yang baik. Namun, setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Contohnya, ada beberapa anak yang mengalami kesulitan dalam belajar membaca dan menulis. Kadang sang anak pun dicap ‘bodoh’ karena dianggap tidak memiliki kemampuan seperti teman sebayanya. Padahal kesulitan membaca dan menulis itu bisa jadi disebabkan oleh ganguan otak yang disebut disleksia.

Apa itu Disleksia?

Disleksia

Disleksia umum dijumpai pada usia anak-anak, dan dapat menyerang anak dengan pengelihatan dan tingkat kecerdasan yang normal. Dengan kata lain, disleksia gak memengaruhi dan dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan seseorang. Anak-anak yang menderita disleksia mengalami kesulitan saat mereka belajar membaca, menulis, atau mengeja kata-kata.

Otak anak yang mengidap kondisi ini gak mampu menerjemahkan gambar atau suara yang dilihat oleh mata atau yang didengar oleh telinga. Mereka bisa melihat kata-kata yang tertulis dalam buku, namun otak tidak mampu menerjemahkan apa yang mereka lihat.

Penyebab Disleksia

Disleksia

Salah satu faktor penyebab disleksia adalah keturunan. Berbagai penelitian menunjukkan kalau orang yang memiliki anggota keluarga atau kerabat dengan disleksia, memiliki risiko mengalami kondisi serupa yang lebih besar. Sementara itu, beberapa ahli mengatakan otak kiri penderita disleksia sebagai bagian yang mengatur kemampuan mengeja dan membaca, tidak berfungsi dengan semestinya.

Cara Pengobatan Disleksia

Disleksia

Sama seperti sindrom autisme, disleksia gak bisa disembuhkan. Namun, ada beberapa metode yang dapat diterapkan agar pengidapnya dapat menjalani kehidupan dengan normal. Salah satu bentuk penanganan yang dapat membantu penderita disleksia adalah pendekatan dan bantuan edukasi khusus. Penentuan jenis intervensi yang cocok biasanya tergantung pada tingkat keparahan disleksia dan juga hasil tes psikologi.

Jenis intervensi yang paling efektif adalah intervensi yang berfokus pada kemampuan fonologi yang biasa disebut fonik. Penderita akan diajarkan elemen-elemen dasar seperti belajar mengenali fonem atau satuan bunyi terkecil dalam kata-kata. Memahami huruf dan susunan huruf yang membentuk bunyi tersebut, memahami apa yang dibaca, membaca bersuara, dan membangun kosakata.

Tokoh Hebat Dunia Yang Menderita Disleksia

  • Disleksia Einstein

Penderita disleksia sering dicap ‘bodoh’ karena kemampuan belajarnya yang berbeda dengan orang pada umumnya. Padahal hal itu gak bener, D’RIMers. Kondisi ini gak mempengaruhi tingkat kepintaran seseorang. Banyak lho tokoh hebat dunia yang menderita disleksia namun mereka tetap bisa sukses di bidangnya masing-masing. Contohnya seperti Albert Einstein, Leonardo Da Vinci, Steve Jobs, Steven Spielberg dan Tom Cruise. (TDA)

Be Adventurous, Creative and Positive!