X

Autism Cafe Project, Membantu Remaja Autism Untuk Menemukan Pekerjaan di Malaysia

D’RIMers, setiap orang lahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setuju gak kalau setiap orang yang lahir ke dunia ini spesial. Termasuk para penyandang autis. Mereka spesial dan bisa disamakan dengan orang-orang pada umumnya, salah satunya di dunia pekerjaan. Seperti kafe yang didirikan oleh Mohammad Adli Yahya ini. Autism Cafe Project, sebuah wadah untuk menampung para remaja autis yang mau bekerja.

Terinspirasi dari Sang Anak, Mohammad Adli Yahya Dirikan Autism Cafe Project

Autism Cafe Project

Ide awal untuk mendirikan kafe ini muncul saat Adli memikirkan nasib anak keduanya, Muhammad Luqman Shariff yang juga merupakan penyandang autis. Adli melihat sang anak gak bisa fokus atau memusatkan perhatiannya pada pelajaran, jadi dia berpikir anaknya ini harus punya keahlian. Akhirnya dengan usaha dan dukungan beberapa pihak, Adli bisa mendirikan Autism Cafe Project.

Kafe Ini Cuma Punya Dua Pegawai

Autism Cafe Project

Kafe yang berada di Kompleks Rakan Muda, Puchong Malaysia ini cuma punya dua pegawai yaitu Luqman yang merupakan anak dari pemiliknya dan Hon Kit, remaja yang juga penyandang autis. Mereka bekerja dari pukul 8:30 pagi sampai jam 12:00 siang. Setiap harinya Luqman tugasnya menghidangkan makanan dan membersihkan meja. Sementara Hon Kit jadi bagian kasir atau pembayaran. Kata sang pemilik, mereka butuh perhatian khusus jadi untuk sementara cuma ada dua pegawai.

Menu Yang Ditawarkan Berbeda Setiap Harinya

Saat kamu masuk ke Autism Cafe Project, kamu gak bakal dikasih buku menu. Nah ini yang spesial dari kafe ini. Kamu bakal ditawarin menu yang beda-beda setiap harinya, yang nawarin gak lain gak bukan ya si pegawainya ini. Tujuannya sih agar mereka mau berkomunikasi. Menurut sang pemilik, umumnya penyandang autis kesulitan untuk berkomunikasi, makanya cara ini dipakai untuk ngelatih komunikasi mereka.

Autism Cafe Project Bakal Buka Lowongan Kerja Lebih Banyak

Sebagai pemilik, Adli berharap kafenya ini bisa jadi tempat pelatihan kerja untuk remaja autis sebelum nantinya kerja di restoran yang lebih besar. Kalau semuanya udah mulai terkendali dengan baik, Adli berencana bakal nambah pekerja di kafenya. Gak cuma itu, penyandang autis yang bisa membuat kue juga boleh menjualnya disini. (DN)

Be Adventurous, Creative & Positive!