X

Jambore Nasional Sastra: Mengenalkan Literasi Sejak Dini Pada 500 Siswa SD-SMA

Jambore Nasional Sastra merupakan program baru persembahan ASEAN Literary Festival (ALF) untuk peserta yang masih duduk di bangku sekolah, SD-SMA. Kegiatan ini dilaksanakan di Museum Keramik, Kota Tua, selama perhelatan ajang literasi dan diskusi tersebut. Jambore berisi kegiatan pelatihan dan workshop merangkai puisi, menulis lagu dan lain-lain.

Jambore Nasional Sastra dihadiri oleh 520 anak dari 13 sekolah yang berbeda setiap harinya. Ada sekitar 33 workshop, seminar, sharing session dan kompetisi selama empat hari untuk peserta. Acara yang dikoordinasi oleh Rumah Cerita, komunitas menulis kreatif untuk anak-anak ini, menawarkan program unggulan seperti  menjadi pewarta muda, cerita sebelum tidur, sampai lomba cerdas cermat sastra.

“Kami ingin meningkatkan minat dan kemampuan generasi muda Indonesia di bidang sastra dan literatur. Rumah Cerita ingin mengajarkan anak-anak lima pilar Rumah Cerita, yaitu kemampuan berpikir kritis, social awareness, empathy, kreativitas, kepercayaan diri,” ujar koordinator Jambore, Aqmarina Andira.

12 peserta residensi dari 10 negara ASEAN dan Jepang

sastra

12 peserta program residensi ASEAN Literary Festival

Kegiatan Jambore Nasional Sastra dimulai pada hari pertama penyelenggaraan ALF, Kamis siang kemarin. Peserta dipandu oleh relawan Berbagi Cerita bersama 12 peserta residensi Sastra Masuk Kampung dari negara ASEAN ditambah Jepang. Peserta residensi pun menyapa dan berbagi pengalaman mereka selama tinggal di Kampung Muara, Jakarta Selatan.

Gak cuma pengalaman residensi dan bertukar pikiran mengenai sastra, seni dan budaya masing-masing negara, mereka pun menuturkan beberapa makanan Indonesia yang disukai. Mulai dari tahu bulat, nasi uduk, urap dan makanan khas Indonesia lainnya.

Salah satu siswa SDN Pinangsia 03 pagi, Jakarta Barat, Imelda mengungkapkan keseruannya mengikuti Jambore Nasional Sastra. “Seru dan suka banget sama acaranya. Apalagi ada kakak-kakak dari negara ASEAN.” tuturnya.

Kegiatan Jambore Nasional Sastra hari pertama ditutup dengan foto bersama dan musikalisasi puisi oleh peserta residensi dari Jepang.

Be Adventurous, Creative and Positive!