X

5 Komunitas Ini Buktikan Bahwa Ada Banyak Cara Untuk Menjadi Orang Baik

“Definisi kesepian yang sebenarnya adalah hidup tanpa tanggung jawab sosial”-

Goenawan Mohamad

Korupsi, begal, pembunuhan, perselingkuhan, rasanya berita-berita semacam ini bukan hal baru lagi ya, D’RIMers. Berita yang disuguhkan ini seolah menunjukkan bagaimana kondisi masyarakat kita saat ini. Bahkan ada yang nyinyir bilang, masyarakat Indonesia krisis moral.

Eitss, kamu jangan berpikiran sama dengan para nyinyiers ya, D’RIMers! Karena masih ada banyak orang baik di negeri tercinta ini. Hal ini terbukti dengan banyaknya bermunculan platform sosial seperti komunitas berbagi. Ini pertanda bahwa di Indonesia memiliki banyak orang baik yang mau berbagi kepedulian demi Indonesia yang lebih baik.

Berawal dari hal sederhana, komunitas-komunitas ini hadir membawa sesuatu yang jauh lebih dari yang mereka dikira. Berikut 5 komunitas berbagi yang memberikan makna berbagi yang berbeda dan bermakna.

1. Gerakan Mari Berbagi, Memberi dan Berbagi

Gerakan Mari Berbagi (GMB) bertujuan untuk sehingga makin banyak pola pikir para pemimpin bangsa ini yang mengacu pada “Apa yang bisa saya lakukan untuk membuat diri saya, keluarga saya, lingkungan saya, masyarakat dan bangsa saya menjadi lebih baik”. Bukan hanya terpaku mengeluh dan protes tanpa memberikan solusi yang konstruktif.

GMB merupakan gerakan moral untuk mengajak, mendorong dan memberi bukan mencaci maki tanpa solusi terhadap tantangan dan persoalan yang ada disekitar kita. GMB dimaksudkan untuk mendorong dan mengarusutamakan sikap mental dan perilaku untuk memberi dan berbagi (giving back values).

2. Budaya Berbagi, Berbagi Makanan Dengan Catatan Spesial

Berbagi bisa menjadi kebiasaan, itulah harapan dari Komunitas Budaya Berbagi. Komunitas ini didedikasikan untuk menginspirasi orang untuk memiliki kebiasaan berbagi dengan gerakan sosial.

#berbagimakanan adalah gerakan sosial yang digagas Budaya Berbagi untuk meningkatkan kesadaran dan menghilangkan kelaparan di masyarakat melalui berbagi makan siang. Uniknya, makan siang disiapkan dalam kantong makanan yang dilukis oleh para relawan dan disisipkan catatan positif. Makanan siang ini dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

3. Sebung_Surabaya, Memadamkan Kelaparan Tunawisma

Sebung Surabaya merupakan singkatan dari Komunitas Sego Bungkus yang berbasis di Surabaya. Lahir dari rasa prihatin terhadap lingkungan sekitar dimana Surabaya sebagai Kota Metropolitan yang cukup gemerlap masih memiliki sisi gelap salah satunya banyaknya tunawisma yang kelaparan di jalanan kota.

Berawal dari hal itulah sekelompok anak muda Surabaya tercetus untuk memadamkan kelaparan di Surabaya. Setiap Jumat malam, anak muda ini membagikan nasi bungkus kepada tunawisma.

4. Ruang Berbagi Ilmu, Berbagi Waktu, Tenaga dan Biaya

Ruang Berbagi Ilmu merupakan gerakan kerelawanan yang mengajak para profesional dari pelbagai latar belakang, untuk terjun langsung dalam usaha peningkatan kualitas tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Keistimewaan dalam RuBI ini adalah, seluruh relawan yang berkontribusi dalam RuBI telah berkomitmen dengan sukarela untuk memberikan tiga paket iuran, yaitu iuran waktu, tenaga, dan biaya.

5. Berbagi Dondar Siaga, Berbagi Donor Darah

Bertujuan untuk menyebarluasakan informasi akan kebutuhan darah saat diperlukan. Gerakan Berbagi menghimpun database individu yang berkomitmen untuk siap mendonor ketika diperlukan. Gerakan ini juga rutin mengadakan kegiatan donor bersama. Selain itu, Gerakan Berbagi juga memiliki program sosial lainnya, diantaranya Jumat Berbagi, Berbagi Runners, Berbagi Edukit, Berbagi Anak Cerdas Aktif dan Berbagi Jejak Pulau. (IF)